Sebenernya gue males banget ngomongin soal perang, cuman gue udah jijik banget ngeliat tingkah polah fucking israel yang membabi-buta membantai rakyat sipil palestina. Yup, rakyat sipil. Wanita, anak-anak, dan orang tua...gila yak? atau lebih tepatnya edan!!
Yang gue tau cerita dimulai dari HAMAS yang menolak perpanjangan gencatan senjata, dan memili meluncurkan roket/mortir ke israel. Why? Karena emang gak ada gunanya gencatan senjata ama israel, cos tetep aja mereka kena boikot, no food, listrik & air dimatikan. Jadi gak ada gunanya. Lalu ternyata hal ini dimanfaatkan oleh israel untuk melakukan 'pembersihan etnis palestina'. Lalu tepat pas tahun baru umat muslim, mereka memberikan 'hadiah' yaitu dengan mengirimkan rudal2 mereka ke palestina. Rudal gak punya mata, semua dihabisin. Ck..ck..ck.. Gue gak nemuin kata2 makian yang pas, yang bisa ngegambarin perasaan gue atas tindakan ini.
Temen gue bilang be objective, jangan pandang ini dari segi perselisihan antar agama. Ok, gue pandang ini sebagai tragedi kemanusiaan. Tetep aja, ga ada alasan yang bisa dijadikan pembenaran atas tindakan israel terhadap palestina. Tetep aja gue nganggep mereka anj***, karena yang mereka serang tuh, rakyat sipil, yang gak ikut2 kebijakan politik HAMAS.
Negara-negara Arab juga gak melakukan apa2, khususnya mesir yang untuk membuka perbatasan mereka pun, gak mau. Malah pake tembakan peringatan segala, pas pengungsi minta perlindungan ama mereka. Shit!! Entah kekuatan politik darimana yang menekan mereka untuk sebegitu tidak pedulinya terhadap rakyat palestina. May GOD show HIS power, and punish the wrong.
Tiap hari gue liat berita di tv dan internet, gak tahan juga gue liatnya. Anak2 gak berdosa ikut jadi korban. But what can i do? I'm just a powerless man, no authority to move the army and don't have a political strength to push both party to stop the war.
Tapi gue juga gak setuju dengan apa yang mereka sebut jihad, dengan memb** bangsanya sendiri, seperti yang udah dilakukan Amrozi dkk. Kalo jihad yg dengan mengirim 'tentara rakyat' ke medan perang? Entahlah, tapi menurut gue malah useless, malah bikin lebih banyak korban yang jatuh, dari pihak kita. Cos gak kenal medan, dan kalah persenjataan. Maaf kalo ada yang gak setuju dengan pendapat gue.
Mending yang sekarang harus dilakukan adalah menyelamatkan rakyat palestina. Kirim obat2an dan tenaga medis, sambil terus bekerja sama dengan liga arab, uni eropa, australia, dan asean untuk mem'push' israel untuk menghentikan agresinya dan blokadenya terhadap palestina, so that bantuan dari kita bisa masuk kesana.
Last but not least, for YOU who involved civilians and dragged them into the war, FUCK YOU!!
update :
korban dari pihak palestina udah lebih dari 1000 orang, dan 30% nya adalah anak-anak. Dan yang lebih parahnya lagi, israel baru saja bombing sebuah rumah sakit di palestina. *sigh* (angry)
Temen gue bilang "don't hate the player, hate the game". Ok, gue ngakuin, gak semua israeli setuju dengan perang ini, dan Hamas pun gak terlalu suci karena mereka juga membunuh rakyat sipil israel. Yang gue benci emang perangnya, bukan playernya. Dah di tekankan diatas bahwa gue mencoba untuk melihat ini dari segi tragedi kemanusiaan, bukan dari segi agama. Meskipun cukup sulit untuk melihat perang ini dari sudut pandang selain agama. Karena related banget.
update lagi:
And now Israel announce cease of fire. Thanks God. It's about time.
Meskipun banyak nada pesimis bahwa gencatan senjata ini gak akan bertahan lama. Dan hanya ditujukan untuk memberikan ketenangan menjelang pelantikan Barack Obama sebagai presiden amrik, tapi menurut gue dah cukup lumayan lah. Daripada perang muluk. Gue merasa miris banget pas baca koran kemaren ni tentang komentar rakyat palestina mengenai gencatan senjata ini. Mereka satu suara, yaitu 'give us a break!'. Hanya itu yang mereka inginkan. Udah cukup kami mendengar desingan peluru dan hidup dicekam ketakutan, beri kami kesempatan untuk bernafas sejenak, beri kami kesempatan untuk melihat anak2 kembali ke sekolah, dan dengan leluasa mereka bisa bermain.
Wuih, rasanya gimana gitu baca statement mereka. Ternyata untuk bernafas lega aja merupakan barang mahal buat mereka. Well, i hope this peace at palestine will last longer, though i pretty much doubt about it :(