Tadi malam adalah saat-saat bersejarah buat rakyat amerika. Kenapa? Karena untuk pertamakalinya cita-cita Martin Luther King jr tercapai, yaitu pelantikan obama sebagai presiden. Dan untuk pertama kali pula dalam sejarah mereka dipimpin oleh seorang presiden yang berasal dari kaum minoritas, kulit hitam. Yup, obama resmi menjadi presiden ke 44 Amerika serikat. Sekarang dia resmi menjadi Mr. President, bukan lagi Mr. President Elect.
Tidak tanggung-tanggung, biaya untuk inaugurasi ini mencapai Rp.1.8Triliun, cukup ironis mengingat Amerika sendiri tengah berada dalam keterpurukan ekonomi akibat krisis finansial. Dan yang lebih hebatnya lagi, pengamanan dalam pelantikan tersebut menjadi pengamanan terketat sepanjang sejarah amerika. 8000 polisi, 4000 petugas keamanan, dan 32000 personil militer dikerahkan untuk mengamankan pelantikan yang diperkirakan dihadiri oleh 2juta orang dan disiarkan secara langsung keseluruh penjuru dunia.
Euforia dari pelantikan ini menyebar kemana-mana, termasuk Indonesia. Seluruh stasiun televisi menyiarkan pelantikan tersebut secara langsung. Saya sampe bingung mindah2in channel tv, karena isinya itu semua, gak ada pilihan lain :(
pada saat menonton pelantikan tersebut banyak pertanyaan terlintas dikepala saya. Harapan banyak orang sangatlah besar kepadanya, untuk membawa amerika, yang pada akhirnya berpengaruh kepada dunia, untuk keluar dari krisis keuangan global yang terjadi sekarang ini.
Pertanyaannya, what if he failed to do the task? Bagaimana kalau kenyataan tidak sesuai dengan harapan? Perubahan tidak terjadi dalam waktu semalam toh? Bukannya saya pesimis, tapi lebih kepada mencoba untuk realistis. It's better to have your feets on the ground rather than your head on the cloud, right?
Tapi, biar bagaimanapun juga, saya tetap mengucapkan selamat kepada Obama, karena telah membuat sejarah baru, entah gimana kedepannya apakah lebih baik dari pendahulunya atau lebih buruk? Kita gak tau. Semoga saja lebih baik. We'll see...
Rabu, 21 Januari 2009
Congrats Mr. Obama
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


0 comments:
Poskan Komentar